Sunday, September 21, 2014

Metafisika & Aksiologi

Hai Teman-teman,kali ini saya akan membagikan sedikit pengetahuan tentang apa yang namanya Metafisika  Aksiologi


Metafisika
N. Pembagian Filsafat

  • Tahap awal: Filsafat mencakup seluruh ilmu pengetahuan, lalu makin rasional dan sistematis.
  • Pengetahuan manusia: makin luas dan bertambah banyak, tapi makin khusus.
  • Disiplin ilmu memisahkan diri dari filsafat.
  • Namun masalah pokok filsafat makin banyak, maka perlu dibagi sesuai kelompok permasalahan, yang disebut cabang filsafat.

N. Tokoh-tokoh yang berjasa membuat bagian Filsafat

  • Aristoteles
  • Christian Wolff
  • Will Durant
  • Eerste Nederlandse Systematich Ingerichte Encyclopaedie-ENSIE
  • The World University Encyclopedia
N. Pembagian cabang Filsafat secara umum

  1. Epistemologi
  2. Metafisika
  3. Logika
  4. Etika
  5. Estetika
  6. Aksiologi
  7. Filsafat Khusus berbagai disiplin ilmu
*Metafisika

  • Etimologis: meta ta physika = sesudah fisika. Istilah Andronikos dari Rhodes untuk 14 buku Aristoteles yg ditempatkan sesudah fisika (8 buku). Aristoteles sendiri menyebut filsafat pertama (metafisika) dan filsafat kedua (fisika).
  • Beragam arti Metafisika
  1. Upaya mengkarakterisasi realitas sebagai keseluruhan
  2. usaha menyelidiki apakah hakikat yang berada di balik realtas
  3. pembahasan falsafati yang komprehensif mengenai seluruh realitas atau segala sesuatu yang ada
  • Pembagian Metafisika : Metafisika Umum (Ontologi) , Metafisika Khusus (Kosmologi,Teologi Metafisik,Filsafat Antropologi)
*Metafisika Umum (Ontologi) = membahas segala sesuatu yang ada secara menyeluruh dengan cara memisahkan eksistensi dari penampilan eksistensi itu sendiri

Ada 3 teori Ontologis

  1. Idealisme = Ada sesungguhnya berada di dunia ide
  2. Materialisme = Menolak hal yang tidak kelihatan
  3. Dualisme = Tipe fundamental subtansi adalah materi dan mental
*Metafisika Khusus (Teologi Metafisik)

  • Kosmologi : Percakapan tentang alam/ketertiban paling fundamental dari seluruh realitas
  • Teologi Metafisik : dikenal dengan theodicea yang membahas kepercayaan kepada Allah di tengah realitas kejahatan yang meraja rela di dunia
*Beberapa tokoh yang membuktikan Allah itu ada dengan bukti rasional

  • Anselmus
  • Rene Descartes
  • Thomas Aquinas
  • Immanuel Kant
*Beberapa tokoh yang menentang kebenaran Allah

  • David Hume
  • L.Feuerbach
  • F.Nietzche
  • Siegmund Freud
Aksiologi
N. Pengertian
  • Aksiologi berasal dari kata bahasa Yunani yaitu Axios Logos 
  • Axios berarti nilai dan Logos berarti ilmu 
  • Nilai berkaitan dengan kegunaan
  • Aksiologi merupakan cabang Filsafat yang mempertanyakan bagaimana manusia menggunakan ilmunya
  • Aksiologi sebagai ilmu yang membicarakan tujuan ilmu pengetahuan itu sendiri
  • Surisumantri menyatakan bahwa aksiologi merupakan teori nilai yang berkaitan dengan kegunaan dari pengetahuan yang diperoleh
  • Aksiologi adalah kajian tentang kegunaan ilmu pengetahuan bagi kehidupan manusia,kajian tentang nilai,khususnya etika
  • Aksiologi adalah bagian dari filsafat yang menaruh perhatian tentang baik dan buruk,benar dan salah,serta tentang cara dan tujuan dari perbuatan manusia
  • Aksiologi merumuskan suatu teori yang konsisten mengenai perilaku etis
  • Pengetahuan manusia itu cukup luas.Pengetahuan itu diharapka memiliki aspek tepat guna bagi pemiliknya
  • Aksiologi memerikan jawaban untuk apa pengetahuan yang berupa ilmu itu diperggunakan
  • Bagaimana kaitan antara cara pengetahuan tersebut dengan kaidah nilai.
  • Bagaimana penentuan obyek yang ditelaah berdasarkan pilihan-pilihan nilai
  • Nilai yang dimaksud dalam aksiologi dimaksud adalah sesuatu yang dimiliki manusia untuk melakukan berbagau pertimbangan tentang apa yang dinilai
N. Fakta dan Nilai
  • Fakta = sesuatu yang ada secara nyata,berlangsung begitu saja.Sementara nilai sebagai sesuatu yang berlaku,sesuatu yang memikat/mengimbau kita
  • Nilai berperanan dalam suasana apresiasi,sementara fakta ditemui dalam konteks deskripsi
  • Fakta selalu mendahului nilai,setelah fakta baru penilaian atas fakta tersebut
*3 Ciri Nilai
  1. Nilai berkaitan dengan subjek
  2. Nilai tampil dalam konteks praktis
  3. Nilai menyangkut sifat yang ditambah oleh subjek pada sifat yang dimiliki oleh objek
*Macam-macam Nilai
  • Nilai ekonomis: bdk hukum ekonomi
  • Nilai estetis: saat menikmati lukisan, atau lagu yang indah
N. Nilai Moral
  • Setiap nilai memperoleh bobot moral bila diikutsertakan dalam tingkah laku moral.Kejujuran sebagai nilai moral menjadi kosong,bila tidak diikutsertakan dengan nilai lain seperti nilai ekonomis
  • Nilai dibagi dalam 4 kelompok
  1. Nilai yang menyangkut kesenangan dan ketidaksenangan terdapat dalam objek yang perpadanan dengan makluk punya indera
  2. Nilai-nilai vitalitas:perasaan halus,kasar,luhur,dll
  3. Nilai rohani seperti nilai estetis (bagus jelek) benar salah (tidak terikat pada permasalah inderawi)
  4. Nilai Religius seperti yang kudus dan tidak kudus menyangkut objek absolut
  • Nilai Vital lebih tinggi dari nilai kesenangan,nilai rohani lebih tinggi dari nilai vital dst
  • CIri-ciri nilai moral: 
  1. Berkaitan dengan tanggung jawab kita sebagai manusia.Nilai moral bisa diwujudkan dalam perbuatan yang sepenuhnya jadi tanggung jawab
  2. Berkaitan dengan hati nurani
  3. Mewajibkan,misalnya nilai moral mewajibkan secara absolut
  4. Bersifat formal: tidak ada nilai moral yang "murni" terlepas dari nilai lain
  • Nilai moral memiliki kekuatan besar yang memaksa untuk menerimanya,walaupun bertentangan dengan hasrat keenderungan dan kepentingan pribadi kita
N. Pembagian Aksiologi
  • Aksiologi dibagi dalam dua bagian,yaitu: 1.Etika  2.Estetika
  • Etika mengkaji tentang prinsip-prinsip dan konsep-konsep yang mendasari penilaian terhadap perilaku manusia
  • Etika digunakan untuk membedakan hal-hal, perbuatan-perbuatan, atai manusia-manusia lainnya.
  • Etika sebagai filsafat yang memuat pendapat,norma,dan istilah moral.
  • Erika sebagai aturan sopan santun dalam pergaulan
  • Estetika mengkaji tentang prinsip-prinsip yang mendasari penilaian atas berbagai bentuk seni, yang mengkaji apa tujuan seni, apa peranan rasa dalam pertimbangan estetika, bagaimana kita bisa menganal karya besar seni
  • Estetika erkenaan dengan nilai tentang pengalaman keindahan yang dimiliki manusia terhadap lingkungan dan fenomena disekelilingnya
N. Obyektivitas dan Subyektivitas Nilai
  • Nilai kadang bersigat obyektif dan subyektif
  • Dikatakan obyektif apabila nilai-nilai tidak tergantung pada subyek atau kesadaran yang menilai
  • Tolak ukur suatu gagasan berada pada obyeknya bukan pada subyek yang melakukan penilaian
  • Kebenaran tidak tergantung pada kebenaran pada pendapat individu melainkan pada obyektivitas fakta
  • Nilai menjadi subyektif apabila subyek berperan dalam memberikan penilaian,kesadaran manusia menjadi tolak ukurnya
  • Dengan demikian,nilai subyektif selalu memerhatikan berbagai pandangan yang dimilliki akal budi manusia, seperti perasaan yang akan mengasah kepada suka atau tidak suka, senang atau tidak senang
N. Peranan Nilai Bagi Kita
  1. Nilai merupakan objek sejati bagi tindakan manusia
  2. Nilai mengarahkan manusia dan memberi daya tarik bagi manusia dalam membentuk dirinya melalui tindakan-tindakannya
  3. Menata hubungan sosial dalam masyarakat
  4. Memperkuat identitas kita sebagai manusia
Jangan Lupa Di Comment Dan Diberikan Nilai Ya :D
Sumber dari: Slide Perkuliahan Filsafat Untar tanggal 16 September 2014

4 comments: